Selasa, 04 April 2017

5 Tips Membuat Judul Menarik untuk Cerita Anak

Dalam setiap artikel, judul merupakan bagian terpokok suatu tema yang akan kita tulis. Untuk itu,  judul memiliki peranan yang cukup penting dalam sebuah artikel, termasuk dalam cerita anak. Pertama kali yang dibaca oleh pembaca dalam sebuah karya atau tulisan adalah JUDULNYA. Jika judul itu indah, unik, aneh, fenomenal,  atau terkadang membingungkan pembaca, sering kali akan lebih mampu memancing pembacanya.


Tapi tidak sedikit seorang penulis terkadang sulit membuat atau menentukan judul yang tepat.  Apalagi untuk tulisan berupa cernak, yang target pembacanya adalah anak-anak.

Apakah judulnya cocok untuk usia mereka?
Adakah eye cathching dalam judul yang ditulis?

Di sinilah menjadi problema bagi para penulis pemula yang hendak menulis cerita anak.

Nah, bagaimana cara membuat  judul yang menarik untuk cerita anak, dengan tujuan supaya minat baca anak-anak meningkat?


#1. Buat Judul yang ber-BEDA

Usahakan penentuan judul harus berbeda daripada biasanya. Dimana sudah banyak penulis lain melakukannya. Kalau perlu lebih menarik lagi. Apalagi membuat judul cerita anak itu gampang-gampang susah. Ini tantangan bagi para penulis, supaya judul yang kita buat semakin tambah menarik perhatian mereka.


#2. Buat judul maksimal tiga suku kata

Karena judul yang akan kita buat ditujukan untuk anak-anak, maka usahakan penentuan judul jangan terlalu banyak suku kata. Minimal satu kata maksimal tiga suku kata. Jangan sekali-kali membuat judul seperti sebuah kalimat. Misalnya, ”Si Budi Kecil Murung Menggigil di Tugu Pancoran.”

Kecuali, judul yang kita buat itu cerita pendek untuk dewasa. Jika kita memaksakan diri harus membuat judul lebih dari 3 suku kata, jangan garap mau dibaca anak-anak. Justru ini bumerang bagi kita sebagai penulis cerita anak. Bahkan bisa menyebabkan anak-anak malas untuk membaca.


#3. Jangan gunakan kata majas atau kiasan

INGAT! Kita mau menulis apa?
Menulis cerita anak bukan?

Majas atau kiasan adalah...

Masa iya anak seusia 7 - 12 tahun menggunakan kata-kata yang bermajas. Kami yakin mereka tidak akan mengerti, bahkan memahami. Ini pentingnya melatih diri untuk tidak terjebak menjadi penulis egois. Menulis tidak hanya menuruti kata hati, tetapi lihat juga siapa calon pembacanya.


# 4 Gunakan judul dengan frase suku kata yang SAMA

Berbeda dengan cerpen remaja, pemilihan judul untuk cerita anak sangat berbeda. Bagaimana caranya supaya cerita kita mudah diingat oleh anak-anak. Salah satunya adalah frase suku kata untuk judul jangan yang terlalu panjang. Tujuannya supaya tulisan kita tidak mudah dilupakan pembaca, dalam hal ini anak-anak.

Lalu, berapa jumlah frase suku kata yang layak?
Untuk judul cerita anak minimal satu suku kata judul. Kalaupun ingin lebih maksimal cukup sampai tiga suku kata.
Contoh judul dengan frase suku kata yang SAMA
Rini Tukang Jail
Liburan di Jogja

Tapi, ini tidak wajib. Kita juga bisa juga membuat frasa kata yang sama antar suku kata dengan yang lainnya. Malah bisa jadi itu membuat daya tarik redaktur untuk menerbitkan karya kita.

#5. Apa Pesan Judul yang Kita Buat

Karena judul menjadi daya tarik pertama pembaca. Maka, hal yang tak kalah penting adalah apa pesan yang bisa diambil pembaca dari judul yang kita buat. Karena meskipun hanya satu sampai tiga kata saja, diusahakan judul mampu menyisakan kesan dan pesan bagi pembacanya.

Well, demikian yang bisa BacaTulis.net berikan wawasan seputar menulis dengan judul 5 Tips Membuat Judul Menarik untuk Cerita Anak. Bila ada kekurangan, silakan tambahkan di kolom komentar.

Semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon